Kamis, 06 Juni 2013

TUGAS VERTEBRATA


1.      Bagaimanakah keanekaragaman vertebrata di Indonesia, mengapa?
Keanekaragaman di Indonesia sangat beragam, Hutan hujan tropis di Indonesia kaya akan flora dan fauna serta memiliki tingkat endemisme yang tinggi. Begitu pula dengan kekayaan terumbu karang di laut Indonesia yang merupakan pusat keanekaragaman yang tertinggi di dunia. Tingginya keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia disebabkan oleh beberaoa faktor antara lain.
1. Wilayah Indonesia terletak pada dua kawasan biogeografi, yaitu Oriental dan Australia, sehingga Indonesia memiliki sebagian kekayaan jenis makhluk hidup Asia dan Sebagian jenis hayati Australia sebagai modal keanekaragaman jenis yang dimiliki.
2. Indonesia merupakan negara kepulauan yang memilki berbagai tipe potografi yang dapat berfungsi sebagai penghalang perpindahan anggota berbagai jenis makhluk hidup atau memiliki faktor alam yang khas, sehingga memungkinkan terbentuknya jenis baru dari modal jenis yang telah ada.
3.  Indoneisa terletak di daerah tropis yang merupakan salah satu sasaran imigrasi satwa dari belahan bumi utara serta belahan bumi selatan, sehingga Indonesia mendapat tembahan kekayaan jenis makhluk hidup dari perilaku migrasi.
Tingginya keanekaragaman hayati di Indonesia ini terlihat dari berbagai macam ekosistem yang ada di Indonesia, seperti: ekosistem pantai, ekosistem hutan bakau, ekosistem padang rumput, ekosistem hutan hujan tropis, ekosistem air tawar, ekosistem air laut, ekosistem savanna, dan lain-lain. Masing-masing ekosistem ini memiliki keaneragaman hayati tersendiri.
2.      Hewan vertebrata apa saja yang khas di Indonesia?
·         Gajah Sumatera
Gajah sumatra adalah mamalia terbesar di Indonesia, beratnya mencapai 6 ton dan tumbuh setinggi 3,5 m pada bahu. Periode kehamilan untuk bayi gajah adalah 22 bulan dengan umur rata-rata sampai 70 tahun. Herbivora raksasa ini sangat cerdas dan memiliki otak yang lebih besar dibandingkan dengan mamalia darat lain. Telinga yang cukup besar membantu gajah mendengar dengan baik dan membantu mengurangi panas tubuh seperti darah panas dingin ketika mengalir di bawah permukaan telinga. Belalainya digunakan untuk mendapatkan makanan dan air, dan memiliki tambahan dpt memegang (menggenggam) di ujungnya yang digunakan seperti jari untuk meraup.
·         Badak sumatera
Ciri-ciri yang khas dari Badak Sumatera adalah antara lain mempunyai bibir atas lengkung-mengait kebawah (hooked upped), bercula 2 (dua), warna kulit coklat kemerahan serta lipatan kulit hanya terdapat pada pangkal bahu, kaki depan mupun kaki belakang, Kekhasan yang menonjol dari rhino sumatera daripada jenis rhino lainnya adalah kulitnya yang berambut. Waktu bayi seluruh kulit badannya ditutupi rambut yang lebat (gondrong) dan semakin jarang seiring dengan bertambahnya usia. Namun kekhasan lain dari bulu rhino ini adalah rambutnya akan menjadi tumbuh lebat bila hidup dan berada di daerah yang dingin, sedangkan di daerah yang panas menjadi pendek. Sebagaimana rhino jawa, rhino sumatera lebih banyak hidup dan tinggal dalam hutan.
·         Rusa
Salah satu ciri khas rusa adalah adanya antler (tanduk rusa), dan bukan tanduk, yang merupakan pertumbuhan tulang yang berkembang setiap tahun (biasanya pada musim panas) terutama pada rusa jantan (walaupun ada beberapa pengecualian). Ada sekitar 34 spesies rusa di seluruh dunia yang terbagi menjadi dua kelompok besar: kelompok rusa dunia lama yang termasuk subfamilia Muntiacinae dan Cervinae; serta kelompok rusa dunia baru, Hydropotinae dan Odocoilinae.
·         Harimau Sumaterea
Harimau Sumatera adalah subspesies harimau terkecil. Harimau Sumatera mempunyai warna paling gelap di antara semua subspesies harimau lainnya, pola hitamnya berukuran lebar dan jaraknya rapat kadang kala dempet. Harimau Sumatera jantan memiliki panjang rata-rata 92 inci dari kepala ke buntut atau sekitar 250 cm panjang dari kepala hingga kaki dengan berat 300 pound atau sekitar 140 kg, sedangkan tinggi dari jantan dewasa dapat mencapai 60 cm. Betinanya rata-rata memiliki panjang 78 inci atau sekitar 198 cm dan berat 200 pound atau sekitar 91 kg. Belang harimau Sumatera lebih tipis daripada subspesies harimau lain. Warna kulit harimau Sumatera merupakan yang paling gelap dari seluruh harimau, mulai dari kuning kemerah-merahan hingga oranye tua. Subspesies ini juga punya lebih banyak janggut serta surai dibandingkan subspesies lain, terutama harimau jantan. Ukurannya yang kecil memudahkannya menjelajahi rimba. Terdapat selaput di sela-sela jarinya yang menjadikan mereka mampu berenang cepat. Harimau ini diketahui menyudutkan mangsanya ke air, terutama bila binatang buruan tersebut lambat berenang. Bulunya berubah warna menjadi hijau gelap ketika melahirkan.
·         Kangguru
Kanguru mempunyai dua kaki belakang yang kuat, telapak kakinya yang besar didesain untuk meloncat. Kanguru biasa melompat dengan kecepatan 20-25 km/jam. Tapi mereka bisa melompat hingga kecepatannya menjadi 70 km/jam. Harapan hidup kanguru sekitar 9-18 tahun. Walau kadang-kadang ada kanguru yang bisa bertahan hidup hingga 28 tahun.
·         Cendrawasih merah
Bulu-bulunya cerah, berwarna merah darah dengan ujung berwarna putih pada bagian sisi perutnya, bulu muka berwarna hijau zamrud gelap dan di ekornya terdapat dua buah tali yang panjang berbentuk pilin ganda berwarna hitam, menjadi ciri khas burung cendrawasih jantan. Sementara itu, burung cendrawasih betina berukuran lebih kecil dari burung jantan, dengan muka berwarna cokelat tua, tidak punya bulu-bulu hiasan, dan ekornya pendek.
·         Komodo
Komodo memiliki ekor yang sama panjang dengan tubuhnya, dan sekitar 60 buah gigi yang bergerigi tajam sepanjang sekitar 2.5 cm, yang kerap diganti. Air liur komodo sering kali bercampur sedikit darah karena giginya hampir seluruhnya dilapisi jaringan gingiva dan jaringan ini tercabik selama makan. Kondisi ini menciptakan lingkungan pertumbuhan yang ideal untuk bakteri mematikan yang hidup di mulut mereka. Komodo memiliki lidah yang panjang, berwarna kuning dan bercabang. Komodo jantan lebih besar daripada komodo betina, dengan warna kulit dari abu-abu gelap sampai merah batu bata, sementara komodo betina lebih berwarna hijau buah zaitun, dan memiliki potongan kecil kuning pada tenggorokannya. Komodo muda lebih berwarna, dengan warna kuning, hijau dan putih pada latar belakang hitam.
·         Burung Kasuari
Burung Kasuari mempunyai ukuran tubuh yang berukuran sangat besar, kecuali Kasuari Kerdil (Casuarius bennetti) yang ukuran tubuhnya lebih kecil. Burung Kasuari tidak dapat terbang. Burung kasuari dewasa mempunyai tinggi mencapai 170 cm, dan memiliki bulu berwarna hitam yang keras dan kaku.
Di atas kepalanya Kasuari memiliki tanduk yang tinggi berwarna kecokelatan. Burung betina serupa dengan burung jantan, dan biasanya berukuran lebih besar dan lebih dominan. Kaki burung Kasuari sangat panjang dan kuat. Kaki ini menjadi senjata utama burung langka dan dilindungi ini. Kaki burung Kasuari mampu menendang dan merobohkan musuh-musuhnya, termasuk manusia, hanya dengan sekali tendangan. Mungkin karena tendangan dan agresifitasnya ini tidak berlebihan jika kemudian The Guinness Book of Records menganugerahinya sebagai burung paling berbahaya di dunia.
·         Quoll
Merupakan hewan mamalia yang termasuk dalam ordo Marsupilai yakni mamalia berkantong. Quoll di pulau Papua hampir sama dengan Harimau di pulau Sumatera, yakni predator paling tinggi akan tetapi ukurannya hanya sebesar kucing lokal. Makanannya berupa serangga, tikus, kadal dan lain-lain.
3.      Bagaimanakah kondisi habitat dari hewan tersebut?
Kondisi habitat hewan di Indonesia saat ini lumayan baik, dan hewan-hewan vertebrata di Indonesia pun dapat menikmati habitat mereka tanpa gangguan dari manusia, sehingga hewan-hewan ini pun dapat bebas melakukan apapun yang mereka mau dan juga dapat mencari makanan mereka sendiri dengan leluasa. Tetapi pada dasarnya ada beberapa tempat juga yang yang membuat kondisi hewan-hewan vertebrata di Indonesia menjadi sedikit terganggu. Sperti di Kalimantan, di sana sering terjadi penebangan pohon umtuk dijadikan lahan pertanian. Hal itu membuat hewan-hewan di hutan tersebut terganggu.
4.      Kegiatan apa yang bisa anda lakukan untuk membantu kelestarian hewan-hewan tersebut?
-          Membiarkan wilayah hutan tidak terganggu agar proses regenerasi alami dapat berjalan (wilayah hutan yang memiliki karagaman hayati dan tutupan vegetasi baik).
-          Membantu menyadarkan masyarakat dengan menyebarkan informasi tentang konservasi terumbu karang.
-          Hubungi Terangi apabila memiliki informasi, jasa, atau bantuan teknis yang berhubungan dengan konservasi terumbu karang Indonesia.
-          Dapat  membantu dengan materi atau fasilitas yang dapat digunakan.
-          Membeli produk daur ulang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar